"Luka-luka seperti lecet terkena pecahan kaca sudah mulai sembuh," kata Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah kepada detikcom, Selasa (7/8/2008).
Faizasyah mengatakan, dua diplomat yakni Kepala Operasional Perwakilan KBRI Ahimsa Sukartono dan Sekretaris II Abdul Mufti juga sudah bisa diajak berbicara. "Semalam sudah bisa berteleponan dan menceritakan peristiwa bom dan kondisi sekarang," ujarnya.
Menurut dua diplomat itu, kata Faizasyah, staf di KBRI juga tidak kekurangan makanan. "Staf bisa membeli bahan pangan yang dibutuhkan," katanya.
Bom bunuh diri itu juga telah menewaskan 5 petugas keamanan yang sehari-hari bertugas di KBRI. Selain itu, bom yang belum diklaim oleh siapa pun itu juga menewaskan puluhan warga sipil yang kebetulan berada di sekitar lokasi bom. (ken/nrl)











































