ADVERTISEMENT

Carrefour Patuhi Aturan di Indonesia

- detikNews
Selasa, 08 Jul 2008 01:19 WIB
Jakarta - PT Carrefour Indonesia menegaskan bahwa pihaknya senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Hal ini disampaikannya menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) pada 7 Juli 2008 di kantor pusat PT Carrefour Indonesia yang berlokasi di Jl Lebak Bulus Raya, yang meminta manajemen Carrefour untuk segera memindahkan Carrefour dari Mega Mall Pluit.

"Kami menghargai Amarta untuk menyampaikan aspirasinya sepanjang hal tersebut dilakukan di dalam koridor hukum yang berlaku di Indonesia," kata Corporate Affairs Director PT Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman pada detikcom, Senin (7/7/2007) malam.

Irawan menjelaskan, PT Carrefour Indonesia memulai kegiatan operasionalnya tahun 1998 dan dalam melakukan usahanya, PT Carrefour Indonesia senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

"Demikian pula halnya untuk gerai Carrefour di Mega Mall Pluit. Gerai tersebut dibuka pada 15 Maret 1999 dan tentunya mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku termasuk seluruh perizinan yang disyaratkan," beber Irawan.

"Lebih dari itu, gerai Carrefour Mega Mall Pluit merupakan salah satu penyewa dari sekian banyak penyewa di Mega Mall Pluit," imbuhnya.

Pada bagian lain Communications Manager PT Carrefour Indonesia Retha A Dotulong meluruskan pemberitaan detikcom yang menyatakan bahwa Carrefour Lebak Bulus tutup akibat adanya aksi demo Amarta.

"Pada saat unjuk rasa, Carrefour Lebak Bulus tetap buka dan aktifitas melayani pelanggan tetap berjalan seperti biasa. Perlu kami sampaikan pula bahwa pengunjuk rasa yang hadir saat itu tidak mencapai 1.000 orang," demikian Retha.


(nrl/ken)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT