"Rapimnas itu lebih banyak berbicara mengenai kriteria atau klasifikasi calon legislatif," kata Ketua Umum DPP PBR Bursah Zarnubi kepada detiksurabaya.com
disela-sela rapat internal persiapan Rapimnas di Kantor DPC PBR Surabaya Jalan
Barata Jaya XIX nomor 86, Senin (7/7/2008) malam.
Anggota DPR ini mengungkapkan pihaknya lebih mengutamakan calegnya adalah dari putera daerah bukan 'impor' dari daerah lain. Menurutnya, caleg dari daerah dirasa memiliki tanggung jawab dan komitmen untuk membangun wilayahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kriteria yang akan mereka bicarakan adalah soal rekam jejak. Caleg yang masuk ke partainya harus caleg yang benar-benar jelas biodatanya dan juga bebas dari persoalan yang berbau hukum dan sebagainya.
"Dia harus mempunyai pengalaman organisasi, mempunyai kemampuan jaringan dan juga mempunyai rekam jejak yang jelas," tandasnya.
Partainya, kata dia saat ini sudah mulai melakukan proses penguatan jaringan di daerah-daerah seluruh Indonesia. Dia menargetkan pada Desember mendatang sudah 70 ribu pengurus ranting yang terbentuk.
Saat ini mereka sudah mempunyai anak ranting sebanyak 40-50 ribu. "Partai kita terbuka. Siapa saja bisa mendaftar dari tokoh masyarakat, kader partai sendiri hingga artis yang mempunyai kemampuan di bidang politik," pungkasnya.
Dalam Rapimnas tersebut pihaknya tidak akan membicarakan soal Pilpres, PBR bertekad membesarkan partai dulu baru berbicara soal pilpres. "Tidak akan berbicara pilpres. Itu nanti dulu," tegasnya. Sebelum Rapimnas, PBR akan mengawali kegiatan baksos untuk korban lumpur di Porong Sidoarjo. (gik/ken)











































