Pesan itu merupakan salah satu pesan hasil pertemuan negara agama di dunia, yang digelar di Sapporo, utara Jepang pada 2-3 Juli 2008.
"Pesan Sapporo atau Call Sapporo, mengandung pesan, harapan, permintaaan dan desakan kepada para pemimpin G8," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang mengikuti pertemuan di Sapporo itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Program nuklir untuk persenjataan kita tolak. Tapi kalau untuk teknologi untuk kemanusiaan itu tidak bisa dihindari," ujar Din.
Tokoh agama dunia itu juga mendesak para pemimpin G-8 berkomitmen mereduksi anggaran militer. Anggaran itu diimbau dialihkan untuk mengatasi kerusakan lingkungan hidup.
"Menegaskan dan memperkuat kembali sikap dalam rangka memberantas terorisme, dan mempromosikan keamanan internasional," ujar Din.
Forum itu juga mendesak G-8 mengeluarkan minimal 0,7 persen dari pendapatan rata-rata nasionalnya, untuk
mengentaskan kemiskinan.
Pertemuan tokoh agama ini memang selalu diadakan menjelang Konferensi G-8. Konferensi G-8 sendiri akan diadakan di Hokkaido, Jepang 7-9 Juli 2008. (nwk/fay)











































