Hal tersebut diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abu Bakar di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (7/7/2008).
"Minggu lalu yang bersangkutan sudah dipanggil tapi tidak datang," kata Abu Bakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah aktivis Front Rakyat Menggugat (FRM) sudah dipanggil polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Pemanggilan mereka terkait kasus demo di depan DPR dan Unika Atma Jaya yang berakhir rusuh 24 Juni lalu. Para aktivis FRM itu antara lain, W, A dan HT.
Massa Tali Geni ikut ambil bagian dari unjuk rasa tersebut. Bahkan, mereka sempat melakukan aksi pengrusakan di Plaza 89, Jl HR Rasuna Said.
Selain sebagai tokoh Tali Geni, Adian juga dikenal sebagai pentolan Forum Kota (Forkot), sebuah organisasi mahasiswa yang turut menumbangkan rezim Soeharto pada tahun 1998 lalu. Adian juga dikenal sebagai pendiri sekaligus Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (PENA 98).
Pasca Soeharto terguling, Adian tidak berhenti menjadi aktivis. Dia bersama Forkot masih kerap turun ke jalan. Berbagai tuntutan disuarakannya antara lain mendesak pemerintah mengadili Soeharto atas berbagai kasus korupsi dan pelanggaran HAM berat.
Sayangnya, aksi unjuk rasa yang dilakukan Adian dan kawan-kawan kerap berujung bentrok dan aksi anarkis. Namun demikian, tak pernah sekali pun dia tertangkap atau ditangkap aparat. Akankah kali ini Adian lolos juga?
(djo/nrl)











































