Meski demikian, Noorca M Massardi, juru bicara 21 Cineplex menyangkal bahwa itu adalah bentuk 'pembohongan publik.' Berikut ini petikan wawancara detikcom dengan Noorca, Senin (7/6/2008):
Refleksi kaca mata Will Smith di film Hancock bergambar Bundaran HI, apa memang dibuat begitu?
Columbia Pictures selaku distributor telah memberikan izin untuk mengganti refleksi kacamata Will Smith dengan landmark di setiap negara. Jadi di Indonesia dipilih Bundaran HI, kalau di Prancis digunakan gambar Menara Eiffel, sedangkan di Singapura gedung operanya. Jadi memang dibolehkan.
Apakah itu bukan penipuan konsumen karena di film itu kan tidak ada adegan di Indonesia?
Sama sekali tidak, ini kan sudah diberikan izin oleh distributornya. Malahan mereka bukan hanya memberi izin, namun menyarankan.
Kenapa refleksi kacamata Will Smith boleh diganti dengan berbagai landmark di dunia?
Ini kan film superhero, pengantian refleksi kacamata itu justru ingin menunjukkan kalau Will Smith sebagai pemeran superhero dapat dengan cepat berada di berbagai belahan dunia.
Tapi di website 21 cineplex refleksi kacamatanya masih bergambar New York?
Itu nanti juga akan kita ganti.
(nal/nrl)











































