Pilkada NTB diikuti 4 pasangan cagub dan cawagub, yakni pasangan Nanang Samodra-Muhammad Jabir (PAN, PD, Partai Sarikat Indonesia dan PKPB), Zainul Majdi-Badrul Munir (PBB, PKS), Serinata-M Husni Djibril (Partai Golkar, PDIP, PBR dan Partai Patriot), dan Zaini Arony-Nurdin Ranggabarani (PPP dan PKB).
Sejumlah warga mengeluh tidak bisa menggunakan hak suaranya karena tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT). Padahal mereka didata oleh petugas saat melakukan pendataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Sebab sejumlah anggota KPPS tetap berpedoman pada DPT yang ada.
"Kita tidak berani kalau keluar dari DPT. Sampai sekarang saya tetap mengacu pada DPT," kata Umar, salah seorang Ketua KPPS di Ampenan, Mataram.
Berdasarkan DPT yang ada, Pilkada NTB ini diikuti 3.004.476 pemilih. KPUD NTB telah menyiapkan 7.220 TPS di sembilan kota dan kabupaten se-NTB. Ribuan personel polisi juga disebar di sejumlah titik untuk mengantisipasi gangguan keamanan. (djo/nrl)











































