KPK Periksa 4 Rekanan Dephub

Kasus Suap Bulyan Royan

KPK Periksa 4 Rekanan Dephub

- detikNews
Senin, 07 Jul 2008 10:56 WIB
Jakarta - Kasus dugaan suap dalam pengadaan kapal patroli Departemen Perhubungan (Dephub) akan terus berkembang. KPK mulai memeriksa rekanan Dephub yang juga memenangkan tender selain PT Binamina Karya Perkasa, milik Dedi Suwarsono.

Empat perusahaan itu adalah PT Febrite Fiberglass, PT Sarana Febrindo Marina, PT Carita Boat, dan PT Proskoneo.

"Saya dipanggil sebagai saksi untuk kasus Bulyan," kata Ari Lukman, salah seorang pimpinan PT Febrite Fiberglass, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (7/7/2008), sekitar pukul 10.00 WIB.

Ari yang mengenakan jas datang bersama seorang wanita. Berkas berwarna biru yang berisi surat penggilan juga dibawa pria itu.

Tidak ada komentar lagi yang diucapkan Ari saat ditanya soal tender. "Nanti ya," kilahnya.

Pemeriksaan Bulyan Batal

Sementara itu pemeriksaan terhadap anggota DPR Bulyan Royan urung digelar hari ini. Menurut keterangan salah satu pengacara Bulyan, Safrianto Refa, pemeriksaan akan diundur pada Selasa 8 Juli pukul 10.00 WIB.

"Penyidik masih melakukan persiapan, ada yang lainnya yang diperiksa" kata Refa.

Sayangnya Refa enggan berkomentar soal kliennya itu, termasuk soal fee untuk memuluskan tender. Apakah dinikmati sendiri oleh Bulyan?

"Itu masuk substansi materi, besok saja ya," kilahnya. (ndr/fiq)


Berita Terkait