Tidak ada yang mengetahui peristiwa perampokan itu terjadi. Para tetangga korban mengaku tidak ada yang mengetahui atau mendengar keributan dan rumah tersebut. Pemilik rumah, Yola Betsie Sunaryono, diketahui tewas dengan kondisi mengenaskan di ruang tamu rumahnya pada pukul 19.30 WIB.
Yang mengetahui pertama kali kondisi perempuan 59 tahun tersebut adalah Helen, anak kandung Yola. Menurut Helen saat itu dia baru pulang dari gereja. Dari arah jalan besar menuju rumah, Helen telah menaruh curiga ketika melihat rumahnya. Tidak biasanya, jika ibunya berada di rumah sendirian, membiarkan pintu rumah dalam kondisi terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi bersama keluarga segera melakukan pemeriksaan kondisi rumah. Diketahui beberapa barang milik keluarga tersebut raib. Antara lain satu unit sepeda motor, satu unit laptop serta empat HP. Sejumlah pintu almari juga ditemukan terbuka serta isinya dalam kondisi teracak-acak.
Rumah tersebut hanya dihuni oleh Yola dan Helen. Suami korban, David Sunaryono, tinggal di Malang dan sangat jarang datang ke rumah tersebut. Menurut Helen, selama ini Yola bekerja sebagai pekerja sosial dan tidak diketahui memiliki masalah dengan siapa pun, apalagi memiliki musuh yang mendendam.
Polisi mengaku masih mendalami kasus tersebut. Untuk sementara polisi masih menilai peristiwa tersebut sebagai kasus kriminal murni, namun masih akan terus dipelajari tentang kemungkinan ada motif lain di balik perampokan itu.
(mbr/nrl)











































