Berjuang Menembus Macet Ragunan

Berjuang Menembus Macet Ragunan

- detikNews
Minggu, 06 Jul 2008 13:45 WIB
Jakarta - Macet lalu lintas, panas Matahari, cucuran keringat, dan kelelahan bukan alasan membatalkan acara piknik keluarga. Begitulah gambaran semangat piknik warga yang memadati Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.

Demi menikmati masa-masa liburan bersama keluarga, mereka harus rela berjalan kaki di bawah terik matahari. Ini pilihan paling masuk akal untuk cepat sampai di Ragunan dibanding bertahan dalam kendaraan yang terjebak kemacetan parah.

Salah seorang dari ribuan pengunjung ini adalah Hari (18). Bersama kakak dan orangtuanya, siswa STM di Kabupaten Tangerang ini berjalan kaki mulai dari terminal Lebak Bulus sampai gerbang Ragunan yang berjarak sekitar 3 kilometer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di terminal (Lebak Bulus) sudah macet, sopir angkotnya nggak mau lanjut sampai sini. Jadinya ya jalan kaki," ujar Hari yang tengah beristirahat di warung pelataran parkir Ragunan sambil mengipas-ngipas kaosnya yang basah kuyub oleh keringat, Minggu (6/7/2008) pukul 13.30 WIB.

Hal serupa juga disampaikan Sukanto (28), warga Pasar Rumput, Manggarai. Dia dan 10 orang anggota keluarga besarnya memutuskan turun di depan kantor Deptan Jl R Harsono dari bus Transjakarta yang mereka tumpangi dan berbaur dengan ratusan orang pejalan kaki yang sama-sama menuju loket Taman Margasatwa Ragunan.

"Jelas capeklah, tapi enjoy aja. Kan ini liburan bareng keluarga," ujar Sukanto sambil mengayun-ayunkan bahunya tempat putrinya yang masih balita bersandar.

(lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads