Aksi yang dinamakan Protes 1 Juta Orang ini dijadwalkan berlangsung dari pukul 10.00 sampai 12.00 waktu setempat, Minggu (6/7/2008). Sampai siang, 6.000 orang sudah berdatangan dengan mengenakan berbagai atribut.
"Tujuan kami bukan untuk menimbulkan keributan, namun menyampaikan pesan pada pemerintah bahwa harga minyak harus turun dan kita tak akan menghentikan protes sampai ini terjadi," kata Hatta Ramli, pengarah aksi dari partai oposisi PAS, seperti dilansir AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin harga turun, kami menderita namun pemerintah sepertinya tak melakukan apapun," kata ibu rumah tangga Aminah Rahman yang datang bersama dua anak gadisnya dengan mengenakan kaos merah.
Akhir Juni lalu, PM Abdullah Badawi menaikkan harga minyak 41 persen. PM yang kembali berkuasa sebagai hasil Pemilu Maret lalu itu mendapat tekanan kuat dari oposisi yang menguasai sepertiga parlemen.
Pemimpin informal oposisi, Anwar Ibrahim, berjanji akan merebut kekuasaan dengan dukungan sepertiga parlemen dan 5 negara bagian yang dikuasai oposisi. Hubungan Anwar yang pernah dipenjara gara-gara tuduhan sodomi itu menegang dengan PM Abdullah Badawi dan wakil PM Najib Razak.
Seminggu lalu, Anwar Ibrahim dilaporkan seorang pemuda ke polisi. Sang pemuda mengaku disodomi Anwar di sebuah apartemen.
Malaysia pun kembali memanas. (aba/nrl)











































