Seperti disampaikan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), saluran gas yang melewati pipa itu sudah dihentikan sejak Sabtu lalu. Dan sekarang, pantauan detikcom, Minggu (6/7/2008), sudah terpasang police line mengitari radius 5 meter lokasi semburan.
Berita semburan lumpur yang menghebohkan itu membuat sejumlah warga Jakarta dan sekitarnya tertarik datang. Seperti Ibu Sulis bersama suami dan 2 anaknya yang sengaja datang jauh-jauh dari Bekasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sulis merupakan bagian dari belasan orang yang datang dan kemudian pergi lagi. Semburan lumpur yang ingin ditonton ternyata sudah berhenti.
Pedagang-pedagang yang Jumat dan Sabtu lalu menjubeli area pun sekarang mulai sepi pula. "Wah kemarin banyak yang beli, laris," kata Iwan, pedagang makanan yang mangkal di pinggir Jalan Kamal Kapuk itu. (aba/nrl)











































