PGN menyatakan semburan lumpur itu disebabkan kebocoran pipa gas diameter 6 inci yang terjadi pada Jumat 4 Juli 2008 sekitar pukul 17.50 WIB.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, telah dilakukan penutupan sementara aliran gas di daerah tersebut," kata Pelaksana Harian General Manager PGN SBU DW I Jawa Bagian Barat, Toto Purnomo, dalam siaran persnya ke redaksi detimkcom, Minggu (6/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk selanjutnya, tim teknis PGN Distrik Jakarta sedang melakukan upaya perbaikan secepatnya dan diharapkan dalam waktu 2 hari ke depan penyaluran gas di daerah tersebut akan normal kembali," pungkas Toto. (aba/nrl)










































