"Dia punya kharisma seperti ayahnya," ujar Sekjen DPP Partai Demokrat Sutan Bathoegana dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (5/7/2008).
Menurut Sutan, Edi merupakan koordinator wilayah (korwil) DKI II. Suara dari Daerah pemilihan (dapil) Malaysia menjadi suara tambahan untuk DKI II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutan membantah pencalonan Edi bersifat nepotisme mengingat SBY adalah Dewan Pembina PD. Edi merupakan lulusan S2 Manajemen di Australia.
"Kalau Edi itu katakanlah tamat SMA langsung kita masukkan ke sana, perkataan Anda benar (nepotisme). Tapi dia orang yang sekolah dan otaknya encer. Bukan ujuk-ujuk. Dia kader kita kebetulan saja anaknya Presiden," jelas sekretaris FPD itu.
Sutan juga tidak meragukan kemampuan politik Edi. Meski Edi baru terjun ke politik seusai tamat dari kuliah S2 Manajeman di Australia.
"Dia mengikuti irama Demokrat dari awal. Ada rapat di rumahnya, dia ikut. Jadi saya kira nggak ada yang aneh. Kita butuh orang muda yang benar-benar bersih," tandas Sutan. (nik/ana)











































