Makassar - Penyebab matinya listrik di bandara Hasanuddin, yang membuat sejumlah penerbangan di bandara itu tertunda, ternyata bukan mesin genset yang bermasalah. Bandara yang terletak di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu memang terkena pemadaman listrik dari PLN.
"Terjadi pemadaman listrik di beberapa tempat, termasuk bandara," ujar Humas PLN Sulselbar Muhammad Yamin saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (5/7/2008).
Yamin melanjutkan, pemadaman itu dilakukan setelah terjadi kerusakan mesin turbin di PLTA Dakaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasanuddin Airport Duty Manager Purwadi mengatakan, genset bandara menyala otomatis 12 detik setelah listrik padam. Namun listrik yang dihasilkan oleh genset tersebut hanya dialirkan ke bagian yang vital seperti X-ray dan radar. Ruang tunggu penumpang terpaksa dibiarkan gelap-gulita.
Mengenai penerbangan yang ditunda hampir 2,5 jam, Purwadi menilainya hal yang biasa. "Lagi pula ini musim liburan, jadi wajar saja kalau penumpang menumpuk," kata dia di bandara Hassanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)
(irw/irw)