"Warga jangan mendekat, soalnya intensitas makin besar. Perhari tambah 1 hingga 2 cm lebar maupun tingginya," kata Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Pemkot Jakarta Utara Iswardi Semuda.
Hal itu disampaikan dia di kantornya, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Jumat (4/7/2008) pukul 16.15 WIB.
Saat ini, kata Iswardi, pihaknya telah mengambil sampel semburan yang muncul sejak Minggu 29 Juni itu.
Tinggi semburan yang menyerupai lumpur itu hingga kini sudah setinggi 40 cm. Semburan yang baru pertama kali muncul di daerah Kamal itu menjadi tontonan warga.
(ken/nrl)











































