Ahli Ilmu Bumi LIPI Prof Dr Jan Sophaheluwakan berpendapat, sedikitnya ada hal yang memicu hal itu terjadi. "Di daerah itu hingga Pulau Seribu memang ada lapangan minyak, jadi mungkin saja ada rembesan atau sesuatu yang menyebabkan terjadinya semburan," katanya kepada detikcom, Jumat (4/7/2008) pukul 16.00 WIB.
Selain itu, ada kemungkinan juga daerah itu memang memiliki kadar lumpur yang sangat tinggi. Karena dipicu gempa, kata Jan, bisa saja lumpur menyembur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata Jan, pendapat itu baru sebatas dugaan. Untuk membuktikannya, harus diambil sampel semburan untuk diteliti.
"Paling tidak dilihat di sana, dari situ mungkin bisa sedikit diperkirakan," ujarnya.
Apakah semburan ini bisa membesar seperti semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo? "Ya perlu dilihat dulu, diteliti," jawabnya.
Akankah LIPI menelitinya? "Bisa saja. Kita kan memang concern di bidang-bidang itu," demikian Prof Jan.
(ken/nrl)











































