Terungkap pada Minggu 29 Juni 2008 pagi, layanan darurat menerima telepon adanya kebakaran dan ledakan di sebuah apartemen di New Cross, London. Petugas pemadam kebakaran pun dikirim ke lokasi.
Betapa kagetnya mereka, saat menemukan dua mayat dalam kondisi mengenaskan. Laurent Bonomo (23) dan Gabriel Ferez (23) yang tercatat sebagai mahasiswa jurusan bioteknologi di Universitas Clermont-Ferrand, Prancis, tewas dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya. Diduga usai dibunuh, pelaku berniat membakar tubuh korban dengan meledakkan apartemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut ketua tim investigasi, Mick Duthie, keduanya telah tewas sebelum ledakan terjadi. Duthie mengatakan sepanjang karirnya, dirinya tidak pernah melihat peristiwa penyerangan sekejam ini.
"Luka tusukan yang dialami mereka benar-benar mengerikan," kata Duthie, seperti dilansir AFP, Kamis (3/7/2008).
Duthie menjelaskan, setelah mengikuti program khusus selama 3 bulan di kampus Imperial London, dua mahasiswa itu berencana untuk pulang ke kampung halamannya pada akhir bulan ini.
Aksi kriminal dengan menggunakan pisau untuk menusuk korbannya memang sedang marak terjadi di London. Modus kejahatan ini juga sedang mendapat sorotan banyak pihak.
Meski kepolisian setempat mengatakan kejahatan tersebut telah mengalami penurunan, namun sepanjang tahun ini, sedikitnya ada 17 anak muda meninggal dengan penyebab serupa.
(ptr/fiq)











































