"Pada Selasa, 1 Juli barang yang diambil dari 9 teroris yaitu 4 buah electric bomb," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira Abubakar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (3/7/2008).
Sedangkan, pada 2 Juli, menurut Abubakar, polisi berhasil menyita bahan-bahan peledak yang jumlahnya cukup banyak. Barang sitaan itu antara lain 16 bom pipa elektrik, 10 di antaranya sudah diisi dan siap digunakan, sedangkan 6 lainnya tanpa isi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buku catatan kecil petunjuk rangkaian elektrik, 1 bungkus plastik potasium florat campuran karbon dan urea," imbuh Abubakar.
Dia menambahkan polisi juga ikut menyita satu kotak rangkaian elekrik untuk bom. Bom tupperware siap pakai delay 2,5 menit, bom tupperware dengan delay 3,5 menit, 1 buah pistol rakitan, 11 buah peluru rakitan, 2 buah plastik dengan berisi berbagai jenis gulungan kabel. Satu buah tupperware bomb, satu jenis senjata dari salah satu tersangka, 50 butir peluru kaliber 38 dan 18 unit CPU. (anw/fay)











































