Bentrokan berawal dari keinginan ratusan pendukung Gafur-Rahim berdemo ke kantor gubernur Maluku Utara (Malut), di Jl Pahlawan Revolusi, Ternate, Kamis (3/7/2008). Namun beberapa meter sebelum tiba di kantor gubernur Malut, massa dihadang oleh puluhan polisi dan barikade kawat berduri.
Tetapi penghadangan itu tidak menyurutkan langkah pendukung Gafur. Mereka tetap merangsek maju. Bahkan barikade kawat berduri pun diterobos. Melihat itu, polisi tidak tinggal diam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung bentrokan tidak berlangsung lama. Polisi dan massa Gafur sama-sama menarik diri. Meski demikian, hingga pukul 17.00 WIT, situasi di tempat tersebut masih tegang.
Aksi demo ini dilakukan massa Gafur untuk menolak keputusan Mendagri yang memutuskan Thaib Armayn-Abdul Gani Kasuba sebagai pemenang Pilkada Malut. (djo/nrl)











































