BLT di Boyolali Mulai Disalurkan

BLT di Boyolali Mulai Disalurkan

- detikNews
Kamis, 03 Jul 2008 12:45 WIB
Solo - PT Pos Kabupaten Boyolali mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT). Namun karena verifikasi terhadap rumah tangga sasaran (RTS) BLT belum selesai seluruhnya, penyaluran baru dilakukan di satu kecamatan yang telah siap. PT Pos akan menyalurkan Rp 28 miliar untuk BLT di Boyolali.

PT Pos Boyolali hari ini hingga Sabtu mendatang melayani pengambilan BLT di Kecamatan Banyudono. Pengambilan uang dilakukan di kantor kecamatan setempat. Sedangkan pada hari Senin hingga Rabu pekan depan, pembagian BLT akan dilakukan bagi warga miskin di Kecamatan Boyolali Kota.

"Verifikasi belum sepenuhnya selesai sehingga belum bisa dibagikan secara serentak. Tapi kami yakin dalam waktu dekat akan segera selesai sepenuhnya. Saat ini yang benar-benar telah siap adalah Kecamatan Banyudono sehingga kami dahulukan," ujar Budi Raharjo, Kepala PT Pos Boyolali, Kamis (3/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi memaparkan menurut data BPS tahun 2005/2006, di Boyolali terdapat 94.657 RTS. Data yang dimiliki Pemkab juga tak jauh dari angka tersebut namun ada yang berbeda nama dan alamat. Sebelum dilakukan pembagian, harus dilakukan verifikasi untuk memastikan BLT tidak salah sasaran.

Di Banyudono, kata Budi, setelah diverifikasi terdapat perbedaan 197 RTS. Namun karena ada kuota 3.711 RTS dengan jumlah total BLT Rp 1.091.900.000 di 15 kelurahan di kecamatan Banyudono maka jumlah penerima tidak boleh kurang maupun melebihi kuota.

"Bagi RTS pengganti pembayaran akan dirapelkan pada pembagian BLT tahap berikutnya. Tapi nanti jika memungkinkan RTS pengganti akan dapat mengambil BLT secepatnya agar uangnya dapat segera dimanfaatkan," ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi Raharjo memaparkan setelah verifikasi seluruhnya selesai, pembagian BLT di Boyolali akan dilakukan secepatnya di beberapa tempat yang telah disepakati. Di setiap kecamatan BLT akan dibagikan di empat hingga lima titik pembagian untuk memudahkan pembagian. (mbr/djo)


Berita Terkait