"Ini ekspresi ketakutan yang luar biasa. Ekpresi kepanikan karena banyak anggota DPR yang ditangkap KPK. Ini sangat ironis dan memalukan karena dengan cara seperti ini akan semakin membuat publik curiga ada apa," ujar Sekjen Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Formappi Sebastian Salang kepada detikcom, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2008).
Menurut Sebastian, seharusnya DPR terbuka saja rapat dengan KPK agar publik memahami persoalan yang sedang dialami DPR dan langkah-langkah KPK dalam memberantas korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebastian menuturkan, dengan ketertutupan bahkan sampai ada acara sumpah akan menimbulkan pertanyaan apakah ada komitmen tertentu antara DPR dan KPK agar citra DPR dan parpol-parpol terselamatkan menjelang Pemilu 2009.
"Bukan tidak mungkin ketertutupan ini untuk membuat konsesi karena menjelang Pemilu 2009, atau ada informasi siapa saja yang akan ditangkap selanjutnya yang tidak boleh diketahui publik terlebih dulu," pungkas dia.
(nik/fay)











































