Pengamat: Bom Palembang Bisa Jadi Kelompok Baru

Pengamat: Bom Palembang Bisa Jadi Kelompok Baru

- detikNews
Kamis, 03 Jul 2008 09:07 WIB
Jakarta - Polri kembali mengungkap dugaan tindak pidana terorisme. Densus 88 telah menangkap 9 orang yang diduga kasus terkait beserta barang bukti 20 bom, 16 di antaranya siap ledak dan puluhan kilogram bahan peledak di Palembang. Kuat dugaan mereka adalah orang-orang Jamaah Islamiyah (JI).

Namun pengamat intelijen Wawan Purwanto menilai untuk menduga ini gerakan JI atau bukan masih bias, pasalnya perekrutan anggota terorisme baru sangat mudah dilakukan. Jadi bisa saja kelompok di Palembang itu merupakan kelompok baru.

"Untuk merekrut orang baru yang seafiliasi dan sepahaman bukan hal yang sulit. Bisa dalam bentuk small group-small group. Siapa saja bisa direkrut kemudian dicuci otaknya," ujar Wawan Purwanto dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (3/7/2008) pukul 08.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi rakit-merakit bom sekarang bukan hal baru dan tidak terlalu sulit. "Sehingga memungkinkan orang baru untuk cepat mempelajarinya," tambahnya.

Namun demikian Wawan mengakui bahwa JI masih ada, meski sudah melemah.

"Jaringan JI masih ada, tetapi sudah terkikis dan melemah pasca Bom Bali, karena anggotanya sendiri sudah banyak yang tertangkap dan sudah ada yang tidak setuju dengan gerakan tersebut," katanya.

Wawan juga mengapresiasi pihak kepolisian, dalam hal ini Densus 88 atas penangkapan yang dilakukannya sejak awal pekan ini. Namun, menurutnya upaya yang mendasar dalam memberantas terorisme adalah penyadaran-penyadaran akidah dalam masyarakat sendiri.
(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads