Tebak Mana Hakim Agung yang Minta Duit ke Artalyta untuk Golf?

Tebak Mana Hakim Agung yang Minta Duit ke Artalyta untuk Golf?

- detikNews
Kamis, 03 Jul 2008 06:01 WIB
Jakarta - Dalam persidangan Senin 30 Juni 2008 lalu, hakim Pengadilan Tipikor mengungkap Artalyta Suryani pernah dimintai dana membiayai oknum hakim agung main golf ke China. Nah, berikut daftar hakim yang suka main golf.

Berdasarkan data yang dimiliki Indonesia Corruption Watch (ICW), secara resmi terdapat 29 hakim yang mengaku memiliki hobi bermain golf. Di antara 29 orang itu, terdapat 3 hakim agung.

"Hasil penelusuran ICW dari profil hakim 2003 dan pemberitaan media menunjukkan setidaknya ada 29 orang hakim yang memiliki hobi bermain golf. Jumlah ini sangat mungkin lebih besar dari data resmi yang dilaporkan," ungkap Koordinator Monitoring Pengadilan ICW Emerson Yuntho dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (3/7/2008).

Berdasarkan data profil hakim 2003 yang di-update sampai 2 Juli 2008, 3 Hakim agung yang memiliki hobi bermain golf itu adalah H Abdul Kadir Mappong, Imron Anwari dan Timur P Manurung.

"Meski seringkali dianggap rumor dan ada informasi adanya rutinitas golf antar hakim dan panitera, namun informasi mengenai hakim memiliki hobi bermain golf saat ini bukan isapan jempol belaka," imbuh Emerson yang biasa dipanggil Eson itu.

Menurut Eson, jika dilihat dari gaji seorang hakim bahkan hakim agung sekalipun, sulit dipercaya bahwa mereka mampu membeli peralatan golf dan ikut keanggotaan klub dan bermain golf secara rutin yang biayanya mencapai jutaan rupiah.

"Informasi yang kami diperoleh dari sumber terpercaya, umumnya peralatan golf dan ikut keanggotaan klub golf yang mahal tersebut seringkali difasilitasi oleh pengacara atau pihak-pihak yang punya kepentingan dengan perkara yang ditangani hakim-hakim tersebut. Sudah pasti fasilitas yang diberikan oleh pengacara ini bukanlah tanpa maksud," kata Eson.

"Lalu siapa hakim agung yang dimaksud Artalyta? Cuma Artalyta, Ketua MA, KPN Jakarta Barat, dan 4 hakim agung yang tahu," pungkasnya.

Atau, Anda mungkin tahu? (aba/aba)


Berita Terkait