Diduga Ingin Kudeta, 2 Jenderal Purnawirawan Turki Ditahan

Diduga Ingin Kudeta, 2 Jenderal Purnawirawan Turki Ditahan

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2008 21:50 WIB
Ankara - Politik Turki memanas setelah Jaksa Agung meminta partai berkuasa, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), diadili. Menyusul permintaan itu, 20 orang ditahan termasuk 2 jenderal purnawirawan.

20 Orang ini ditahan dengan dugaan ingin melakukan kudeta terhadap pemerintahan berkuasa yang dipimpin PM Recep Tayyip Erdogan yang berasal dari AKP.

Apakah penahanan 20 orang ini terkait rencana melarang AKP yang dianggap melanggar konstitusi Turki yang sekuler? Erdogan menolak sinyalemen itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir BBC, Rabu (2/7/2008), 2 Jenderal yang ditahan itu adalah Jenderal Pur Sener Eruygur dan Jenderal Hursit Tolon. Keduanya merupakan figur-figur yang menggerakkan demonstrasi anti-pemerintah.

"Turki menghadapi hari-hari yang sulit. Kami harus bertindak dengan akal sehat, lebih hati-hati dan bertanggung jawab," komentar Jenderal Ilker Basbug, jenderal terkuat kedua di Angkatan Bersenjata Turki seperti dilansir BBC.

Angkatan Bersenjata Turki merupakan pewaris terkuat ideologi sekuler yang diletakkan Bapak Bangsa Turki, Kemal Ataturk. Erdogan dan AKP dipandang tentara berusaha menegakkan hukum syariah Islam, sebuah cita-cita yang melenceng dari ideologi sekuler Turki.

Penahanan jenderal-jenderal ini terjadi sehari setelah AKP dimintakan pelarangannya ke pengadilan. Erdogan, Presiden Turki dan 69 politisi AKP lainnya juga diminta dilarang berpolitik.

Entah berhubungan atau tidak, polisi menyerbu sejumlah tempat di Ankara, Istanbul dan 3 kota lainnya yang dipandang sebagai kelompok penentang pemerintah. Pemerintah menyebutkan, terdapat bukti kelompok ini menyiapkan bahan-bahan peledak untuk mengkudeta pemerintah. (aba/aba)


Berita Terkait