Ekspansi Gamelan ke Festival Kebudayaan Norwegia

Laporan dari Hamar

Ekspansi Gamelan ke Festival Kebudayaan Norwegia

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2008 17:40 WIB
Ekspansi Gamelan ke Festival Kebudayaan Norwegia
Hamar - KBRI Oslo menghadirkan gamelan sebagai ikon kebudayaan Indonesia dalam Festival Kebudayaan Internasional Stoppested Verden 2008 di Hamar. Glover dan Johansen bertindak sebagai instruktur.

Festival kebudayaan tersebut merupakan agenda tahunan pada musim panas yang kali ini dipusatkan di Museum Kereta Api Hamar, sekitar 140 km dari Oslo.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang gigih berpromosi dalam festival ini antara lain Thailand, India, Brazil, Argentina, Kuba, Spanyol, Norwegia, Namibia, Turki, Iran, Pakistan, Afghanistan, Ethiopia, Somalia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anjungan Indonesia dalam festival dua hari (28-29 Juni 2008) itu mendapat animo tinggi dari pengunjung. Dua pengajar untuk sesi workshop, Joel Glover dan Lars Johansen, dengan telaten membimbing pengunjung bagaimana teknik memainkan gamelan, notasinya, asal-usulnya, sampai praktik dengan lagu sederhana Lancaran Eling-eling.

Glover, menurut keterangan Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, adalah dosen pada Oslo University. Sedangkan Johansen saat ini tercatat sebagai mahasiswa sekolah musik di Oslo. Kedua orang ini ahli menguasai alat musik perkusi gamelan berkat binaan KBRI Oslo.

Peserta workshop gamelan di anjungan Indonesia tak hanya para peminat musik usia dewasa, tetapi juga anak-anak usia sekolah. Kepada generasi belia tersebut juga diberikan sesi dan kesempatan sama untuk memainkan gamelan.

Perhatian besar dari masyarakat Norwegia hingga usia anak-anak itu menguatkan indikator popularitas Indonesia sekaligus kedekatan masyarakat kedua bangsa. Acara puncak Stoppested Verden adalah kehadiran Puteri Martha Louis, anak Raja Harald dan pewaris tahta garis keempat. Puteri Louis menyampaikan dongeng untuk anak-anak. (es/es)


Berita Terkait