"Kita masih menemukan serpihan daging dan tulang yang diduga milik korban tewas," kata dr Budi Sehendar, dari forensik RSUD Serang di TKP, Rabu (2/7/2008).
Menurut Budi, serpihan daging dan tulang itu akan segera dibawa ke RSUD Serang. Tim forensik selanjutnya akan melakukan rekonstruksi terhadap tubuh kedua korban yang rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih Kritis
Sementara korban luka, Darmin (25), masih dirawat secara intensif di UGD RSUD Pandeglang. Korban dijaga ketat. Tidak sembarangan orang, termasuk wartawan, boleh menemui korban. Para wartawan hanya bisa mengintip dari sela-sela jendela yang juga tertutup gorden.
"Ini untuk pengamanan karena korban adalah saksi kunci," kata Kapolres Pandeglang AKBP Aminudin, saat dihubungi melalui telepon.
Berdasarkan keterangan petugas RSUD Pandeglang, Darmin belum bisa bicara. Kerasnya ledakan juga menyebabkan pria tersebut kesulitan mendegar. Seluruh tubuh Darmin mengalami luka bakar.
Namun demikian, Dirut RSUD Pandeglang dr Didi Suhendi, optimistis korban dapat disembuhkan. "Sebab dia tidak mengalami luka dalam," ujar Didi. (djo/fay)










































