"Saya tidak ingin kecolongan lagi ke depan. Saya menginginkan Kejaksaan menjadi harapan masyarakat, bisa enggak dijadikan harapan. Ini kan orang yang melaksanakan ketentuan undang-undang," ujar Hendarman kepada wartawan di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2008).
Menurutnya, hari ini ada 9 jaksa tinggi yang mengikuti profile assessment Kajati. Tim seleksi yang dipimpimpinya akan memilih 3 orang yang akan menduduki jabatan Kajati di pulau Jawa kecuali Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan lihat psikotesnya dia. Orang-orang ini ada sikap jelek tersembunyi atau tidak, yang nanti bisa muncul. Akan saya lihat nanti. Lalu track record penanganan korupsi. Dia dulu-dulunya ada diperiksa pengawasan, ada salahnya enggak. Ini satu persatu saya nilai hari ini. Baru saya lakukan pergantian Kajati yang sudah tidak proper," imbuhnya. (irw/nrl)











































