Awas! Korupsi Politisi Menggila Jelang Pemilu

Awas! Korupsi Politisi Menggila Jelang Pemilu

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2008 11:14 WIB
Jakarta - Selama masa persiapan Pemilu 2009 praktek-praktek kotor kalangan politisi dikhawatirkan justru akan semakin menggila. Motivasinya adalah mencari 'modal' untuk membiayai kegiatan kampanye partai politik.

Demikian kata Koordinator ICW Emerson Junto, di sela peluncuran buku "Negeri Para Mafioso" karya Denny Indrayana di kampus Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/7/2008).

"Tak bisa dipungkiri ini akan menggila untuk dana kampanye 2009," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rujukannya pada dua kasus korupsi terbaru yang melibatkan anggota DPR. Yakni terungkapnya skandal suap anggota FPPP Al Amin Nasution dan FBR Bulyan Royan masing-masing dalam kasus rekomendasi pembukaan hutan di Bintan dan suap proyek pengadaan kapal patroli Dephub RI.

Emerson tidak yakin bahwa uang hasil praktek kotor keduanya hanya masuk kantong pribadi. Selalu ada peluang bahwa sebagian dari itu yang disetor ke kas partai politik yang menaungi ke mereka agar yang bersangkutan kembali masuk daftar calon anggota legislatif 2009.

"Pertama bisa dalam bentuk memberikan mahar. Kedua bisa untuk dana kampanye dirinya sendiri," jelasnya tentang bentuk 'setoran' ke parpol.

Situasi demikian semakin tidak terelakkan, karena sedari awal pihak parpol mengadakan perekrutan kader dengan patokan yang salah. Yaitu tidak mengutamakan faktor kapabilitas, integritas dan kualitas personal.

"Tapi lebih pada loyalitas dan kemampuan memberi dukungan finansial (pada parpol)," tandas Emerson.

(nrl/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini