Berpayungan, Guru Bantu Minta Diangkat Jadi PNS

Berpayungan, Guru Bantu Minta Diangkat Jadi PNS

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2008 11:05 WIB
Jakarta - Di saat liburan sekolah, guru bantu terus memperjuangkan nasib mereka agar diangkat menjadi PNS. Sekitar 500 guru bantu dari Forum Komunikasi Guru Bantu Indonesia (FKGBI) pun mendatangi gedung DPR.

Selama ini, mereka merasa didiskriminasikan dan belum ada realisasi untuk dingkat menjadi PNS. Pemerintah hanya terus menerus berjanji manis.

"PP 43 tahun 2007 akan berakhir tahun 2009. Kalau tidak segera diangkat nasib guru bantu semakin tidak jelas. Karena itu kami menuntut sekarang juga pemerintah mengangkat guru bantu menjadi PNS," ujar Ketua FKGBI Jakarta Edi Sadiyo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sadiyo, selain tidak diangkat, sudah 3 bulan guru bantu di DKI belum menerima gaji. Sementara guru bantu di daerah sudah 6 bulan.

"Kami minta pemerintah memperhatikan hal ini," tegasnya.

Dalam aksinya, para guru bantu juga membawa spanduk bertuliskan 'Kita guru bantu, kata pemda guru hantu', 'Jangan ada diskriminasi, angkat kami jadi PNS'. Selain itu, orator aksi juga berteriak 'Guru Bantu No, PNS Yes!

Meski suasana di depan Gedung DPR panas namun para guru bantu tetap menggelar aksi sambil duduk-duduk dan berpayung. Sekitar 30 polisi menjaga aksi ini. Jalan Gatot Subroto-Slipi tetap lancar. (nik/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads