Anwar Ibrahim Tak Keluar Hingga Pemerintah Jamin Keselamatan

Berlindung di Kedubes Turki

Anwar Ibrahim Tak Keluar Hingga Pemerintah Jamin Keselamatan

- detikNews
Senin, 30 Jun 2008 13:49 WIB
Kuala Lumpur - Sudah dua hari mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, berlindung di balik teritori Kedubes Turki di Kuala Lumpur. Anwar yang merasa dirinya terancam tidak akan keluar dari tempat itu sampai pemerintah Malaysia menjamin keselamatannya.

"Tentu saja, jika mereka (pemerintah) memberi jaminan untuk keselamatan saya hari ini, saya akan meninggalkan Kedutaan (Turki) hari ini juga," kata Anwar kepada AFP dalam wawancara melalui telepon, Senin (30/6/2008).

Anwar boleh trauma karena tuduhan sodomi pernah menyeretnya ke balik terali besi, tepat 10 tahun lalu. Dia juga pernah mengalami pemukulan oleh aparat setelah dipecat dari kursi Deputi Perdana Menteri dan dijerat dengan tuduhan sodomi dan korupsi pada 1998.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anda tahu, saya dulu pernah diserang sampai mau mati," imbuh pria yang juga pendiri Partai Keadilan Rakyat (PKR) ini.

Anwar juga menyebut upayanya berlindung di Kedubes Turki itu untuk mencegah aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan terjadi jika dia ditangkap.

"Ada dua alasan mengapa saya memutuskan untuk mendatangi Kedutaan (Turki). Ini bukan hanya untuk keamanan pribadi, ini juga untuk stabilitas nasional," ujarnya.

Dia pun kembali menuding bahwa tuduhan melakukan sodomi itu sebagai kasus buatan. Itu sebabnya, dia meragukan proses hukum akan berlangsung adil. Anwar juga menyebut tuduhan itu muncul dari pihak yang khawatir dia menjadi Perdana Menteri.

"Jika ingin memenangkan pertarungan politik, lakukan dengan bersih," cetus Anwar.
(fiq/nrl)


Berita Terkait