"Bonus apa itu? Kalau pinjaman, kok ada bonusnya?" tanya hakim anggota Edward Pattinasarani di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (30/6/2008).
"Saya nggak tahu, yang Mulia," kata Artalyta menjawab pertanyaan Edward.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan dia sebenarnya minta Rp 10 miliar," kata Artalyta yang langsung dipotong Edward.
"Ya, tapi bonus itu apa?" sela Edward. "Ini sudah kelamaan uangnya sama saya, kelamaan di brankas," kata Edward mengulang pernyataan Artalyta pada Urip melalui telepon pada Minggu pagi 2 Maret 2008 itu.
"Itu uang siapa?" lanjut Edward.
Artalyta kembali menjawab berbelit dan tidak tegas seperti halnya soal bonus. Sehingga Edward kembali mengulang pertanyaan, uang siapakah yang di brankas.
"Uang saya," kata Artalyta dengan pelan.
(aba/ana)











































