"Presiden harus memanggil Kepala BIN dan mengklarifikasi pernyataannya. Apa maksudnya? Kalau tidak akan saling menimbulkan kecurigaan di dalam kabinet dan kerja pemerintahan terganggu," kata Ketua FPPP Lukman Hakim Syaifuddin di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2008).
Menurut anggota Komisi III ini, jika pernyataan Syamsir itu didiamkan, akan terbentuk citra pembenaran di masyarakat. Hal itu akan merugikan SBY karena masyarakat akan menilai SBY dibantu oleh menteri-menteri yang sontoloyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman menambahkan Kepala BIN harus lebih profesional menjalankan tugasnya, mengumpulkan informasi dengan akurat, bukan mengumbar pernyataan di media. Syamsir harus meminta maaf pada para menteri yang dituduhnya sontoloyo.
"Sebaiknya BIN fokus saja pada fungsi dan tugasnya, bukan mengobral pernyataan politis. Tugas BIN itu mendeteksi siapa yang menjadi provokator, bukan menjadi provokator," pungkas Lukman. (fay/fiq)










































