SBY Harus Klarifikasi KaBIN Soal Menteri Sontoloyo

SBY Harus Klarifikasi KaBIN Soal Menteri Sontoloyo

- detikNews
Senin, 30 Jun 2008 12:26 WIB
Jakarta - Presiden SBY harus mengevaluasi pernyataan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar soal menteri sontoloyo. Pernyataan Syamsir bisa menimbulkan rasa saling curiga di dalam kabinet.

"Presiden harus memanggil Kepala BIN dan mengklarifikasi pernyataannya. Apa maksudnya? Kalau tidak akan saling menimbulkan kecurigaan di dalam kabinet dan kerja pemerintahan terganggu," kata Ketua FPPP Lukman Hakim Syaifuddin di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2008).

Menurut anggota Komisi III ini, jika pernyataan Syamsir itu didiamkan, akan terbentuk citra pembenaran di masyarakat. Hal itu akan merugikan SBY karena masyarakat akan menilai SBY dibantu oleh menteri-menteri yang sontoloyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dibiarkan akan terjadi pembenaran terhadap tuduhan itu. Ini akan menjadi pukulan untuk Presiden, masak pembantunya sontoloyo. Ini tidak main-main," tegasnya.

Lukman menambahkan Kepala BIN harus lebih profesional menjalankan tugasnya, mengumpulkan informasi dengan akurat, bukan mengumbar pernyataan di media. Syamsir harus meminta maaf pada para menteri yang dituduhnya sontoloyo.

"Sebaiknya BIN fokus saja pada fungsi dan tugasnya, bukan mengobral pernyataan politis. Tugas BIN itu mendeteksi siapa yang menjadi provokator, bukan menjadi provokator," pungkas Lukman. (fay/fiq)


Berita Terkait