Tang Wee Sung, bos perusahaan retail CK Tang, adalah salah satu orang kaya Singapura yang harus cuci darah setiap hari karena mengalami sakit ginjal. Belakangan ini, dia harus berurusan dengan polisi karena bermaksud membeli ginjal dari warga negara Indonesia, Sulaiman Damanik, senilai Rp 150 juta.
Harian Singapura, The Straits Times, menulis, Tang beberapa kali diperiksa polisi terkait kasus jual beli organ tubuh ilegal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sulaiman sebelumnya telah berbohong pada Komite Etik Transplantasi, komite yang berwenang menyetujui donor ginjal, bahwa dia adalah saudara jauh Tang. Artinya, Sulaiman mendonorkan ginjalnya atas dasar persaudaraan, ikhlas, tidak ada unsur jual beli.
Dalam dokumen pengadilan kasus Sulaiman, Tang memanfaatkan jasa Wang Chin Seng untuk menghubungkan dengan seseorang yang bersedia menjual ginjalnya.
Jika penjual ginjal, Sulaiman, telah diadili, tidak demikian dengan Mr Tang. Dia belum dijerat hukum.
Ginjal Tang mulai bermasalah pada pertengahan 2006 setelah dia bertahun-tahun menderita diabetes. Penyakit ginjal membuatnya lekas lelah sehingga dia tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik sebagai CEO CK Tang. Tang diketahui juga mengidap sakit tekanan darah tinggi dan jantung. (nrl/fay)











































