"Pohon jambu biji yang ditanam bapak di depan rumah itu tiba-tiba. Matinya pas
hari kejadian pada Kamis kemarin," kata Hadiyanto, penjaga rumah keluarga Sulaksono di kampung Nologaten Desa Catur Tunggal Kecamatan Depok, Sleman, Senin (30/6/2008).
Yanto merasa heran dengan kejadian itu. Sebab pohon jambu setinggi 2,5 meter selalu dirawat dengan baik dan disirami setiap harinya. Pohon itu juga ditanam sejak Sulaksono pindah ke rumah tersebut 5 tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kejadian itu, kata Yanto, Jumat 27 Juni pagi dirinya diberitahu pihak Lanud TNI AU Adi Sutjipto dan keluarga di Jakarta mengenai kecelakaan pesawat yang dialami Sulaksono.
Selain pohon jambu yang mati mendadak, Yanto juga mengaku ada kejadian lain sebagai pertanda buruk. Pada Jumat 27 Juni sekitar pukul 07.00 WIB, terdapat kotorang kucing di kursi sofa yang ada di ruangan keluarga. Dia kemudian membersihkan sofa itu dengan air sabun.
"Saya sempat khawatir, kalau tidak segera dibersihkan bisa dimarahi. Sebab biasanya Mas Bowo pada hari Sabtu selalu berada di rumah. Bapak dan Ibu sebentar lagi juga akan datang," katanya. (bgs/djo)











































