"Ini adalah kasus baru. Kita akan menanti apa yang akan dikatakan polisi, apa yang akan dikatakan pemerintah," ujar Mahathir seperti dilansir Kantor Berita Bernama, Senin (30/6/2008).
Mahathir menyampaikan hal itu usai bertemu Presiden Bosnia dan Herzegovina, Dr Haris Silajdzic, Minggu 29 Juni 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahathir dan Anwar pernah berduet memerintah Malaysia. Mahathir menjadi Perdana Menteri dan Anwar wakilnya. Pada tahun 1998, Mahathir mendepak Anwar dari kursinya. Tak cukup, Mahathir juga menjebloskan Anwar ke penjara dengan tuduhan melakukan sodomi dan korupsi.
Setelah 6 tahun mendekam di balik terali besi, Anwar kemudian dibebaskan karena tuduhan sodomi itu tidak terbukti. (fiq/nrl)











































