"Kita usahakan malam ini juga (dimakamkan) di TMP Kalibata," kata Syamsudin, kakak kandung Supriady di rumah duka, Jl Cendrawasih, Kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (29/10/2008).
Pernyataan tersebut disampaikan Syamsudin saat dia dan sejumlah anggota keluarga lainnya akan berangkat ke Skuadron 17 Halim Perdanakusuma. Di tempat itu, mereka akan mengikuti serah terima jenazah Supriady.
Menurut Syamsudin, Supriady adalah lulusan SI Geografi Universitas Indonesia (UI). Selanjutnya Supriady mengikuti program wajib militer dan diterima di TNI AU.
"Dia (Supriady) sering berpergian melakukan pemetaan ke berbagai daerah dan luar negeri. Tapi pas pergi yang dekat malah mengalami kecelakaan," sesal Syamsudin.
Syamsudin menambahkan, sebenarnya dirinya sudah tahu jika Supriady meninggal sejak proses pencarian dilakukan. Sebab salah seorang petugas mengaku menemukan mayat yang mengenakan kalung tasbih.
"Adik saya memang memakai kalung seperti itu. Jadi sebelum jenazah diidentifikasi di RSPAU, saya sudah merasa adik saya meninggal dalam kecelakaan itu," terang Syamsudin. (djo/djo)











































