Beberapa orang wartawan yang sejak pagi ngendon di tempat parkir Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (29/6/2008) mendapat kabar bahwa jenazah korban pesawat Casa 212 akan dibawa RSPAU. Mereka pun bergerak untuk meliput pengiriman jenazah ke RS tersebut.
Namun begitu sampai di RSPAU, para jurnalis harus menelan kekecewaan. Mereka tidak diizinkan masuk ke areal RSPAU tanpa alasan yang jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berikan waktu 10 menit, kalau tidak pergi akan saya gunakan cara-cara kekerasan," ujar petugas itu lagi kepada wartawan yang mencoba bertahan di seberang RSPAU itu. Menurut pantauan detikcom, penjagaan di sekitar RSPAU memang sangat ketat. Patugas TNI AU memberhentikan setiap kendaraan yang akan masuk ke RS tersebut. Jika dianggap tidak berkepentingan, mereka meminta pengemudi untuk balik arah.
(djo/djo)










































