"Jika sampai pukul 10.00 WIB pagi ini cuaca bagus, alternatif utama evakuasi melalui jalur udara akan tetap dilakukan," ujar salah seorang staf komunikasi militer pasukan tempur Mabes TNI AU yang enggan disebut namanya kepada detikcom via telepon, Minggu (29/6/2008).
Sekitar pukul 04.30 tadi pagi, sekitar 50 pasukan tempur dari Mabes TNI AU telah naik ke atas Gunung Salak untuk melakukan evakuasi darat. Sebelumnya, sekitar 30 anggota lainnya sudah naik ke lokasi jatuhnya pesawat sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun demikian, perintah dari komandan (atasan) menginginkan evakuasi tetap dilakukan melalui udara. Karena akan lebih cepat dilakukan evakuasi ke lapangan Tapos I," kata petugas tersebut.
Namun hingga pukul 06.40 WIB, belum ada perintah pasti, apakah seluruh kantong mayat langsung diterbangkan ke Lanud Halim Pedanakusuma atau melalui Lanud Atang Sendjaja, Bogor. "Kami masih menunggu perintah selanjutnya," pungkasnya. (anw/anw)











































