Bogor - Sekitar 30 personel dari TNI AU dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah korban pesawat Casa 212. Mereka dibekali dengan alat-alat yang mendukung upaya pencarian seperti senter dan HT (
handy talky).
"Mereka dilengkapi dengan alat bantu seperti senter dan HT," ujar Kepala Staf Operasi TNI AU SB Supriadi di Pos Utama Cibitung, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/6/2008).
HT yang mereka bawa, menurut Supriadi berguna untuk menjaga komunikasi antara tim evakuasi dengan petugas di pos Cibitung. Tujuanya agar mereka tidak tersesat dalam perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hingga kini penyebab jatuhnya pesawat naas tersebut hingga kini belum juga diketahui. Petugas masih terus menyelidiki penyebab jatuhnya psawat berpenumpang 18 orang tersebut.
(anw/anw)