Gus Dur Kritik SBY Soal Banyaknya Utang Pemerintah

Gus Dur Kritik SBY Soal Banyaknya Utang Pemerintah

- detikNews
Sabtu, 28 Jun 2008 22:51 WIB
Surabaya - Tidak berani. Itulah kritikan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terhadap kinerja pemerintahan yang dianggap tidak berani mengambil langkah untuk menyelesaikan utang luar negeri. Pemerintahan SBY juga dianggap lamban dalam membangun negara sehingga membuat negara dan rakyat tak juga kunjung sejahtera.

"Pemerintah masih belum mampu membayar utang negara serta banyaknmya korupsi yang membuat rakyat semakin menderita," ujar Gus Dur saat memberikan sambutan dalam istighosah dan Rapat Akbar DPC PKB Kota Surabaya di Jalan Bolodewo, Surabaya, Sabtu (28/6/2008).

Menurutnya, pemerintah saat ini tidak berani melakukan penundaan sementara pembayaran utang (moratorium) yang bisa digunakan untuk melakukan pembangunan negara. "Saya yakin jika moratorum dilakukan maka negara ini akan kembali kaya raya dan rakyatnya makmur," tegas Gus Dur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Gus Dur kembali menegaskan jika dirinya ingin menjadi presiden mendatang. "Kalau saya pegang negara ini kembali maka saya akan lakukan moratorium selama 5 tahun," janjinya.

Mantan Ketua PBNU ini juga mendesak kepada pemerintah untuk segera memperbaiki pemerintahan.

"Senin besok saya akan bertemu dengan Pak Susilo Bambang Yudhoyono, dan saya akan bilang kalau berani memberantas korupsi serta siap kembali menata negara ini. Kalau menyatakan siap maka akan saya dukung, tapi kalau tidak ya lihat saja," ancam Gus Dur. (bdh/anw)


Berita Terkait