Pesawat Casa jatuh di tebing yang sangat curam di kaki bukit Gunung Salak, yang sering disebut warga sebagai Curug 12. Pesawat yang sudah hancur itu berada di tebing dengan kedalaman 400 meter.
Badan pesawat hancur. Puing-puing pesawat berserakan. Jenazah-jenazah juga terpencar, ada yang dekat pesawat dan ada juga yang jauh dari badan pesawat yang remuk itu. Bekas barang-barang pesawat maupun pakaian-pakaian juga tampak terkoyak berserakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cukup sulit membawa jenazah-jenazah korban dari jurang. Namun, aparat dan Tim SAR tetap bahu membahu. Saat ini, jenazah-jenazah sudah berada di helipad, sekitar 200 meter dari lokasi jatuhnya pesawat tersebut.
Berikut nama korban Casa:
Kru pesawat
1. Mayor Penerbang B Ardijanto
2. Kapten Penerbang Agung Priantoro
3. Lettu Penerbang Febi Fitrian
4. Lettu Teknik Bambang Trianto
5. Pelda Agus
Penumpang:
1. Kolonel Sus AF Jafara
2. Kolonel Penerbang Sulaksono
3. Letkol Teknik Wahyu Hidayat
4. Letkol Sus Supriyadi
5. Mayor Sus Susika M
6. Kapten Sus Doni Wicaksono
7. Lettu Sus Ronal
8. Gatot Purnomo
9. Saputra Sinaga
10. Ami
11. Tan Hon Kiang (Warga Singapura)
12. Anthony (Warga Inggris)
13. Mahendra Kumar (Warga India) (asy/anw)










































