Keluarga Letkol Wahyu Hidayat Gelar Tahlilan

Korban Pesawat Casa

Keluarga Letkol Wahyu Hidayat Gelar Tahlilan

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 28 Jun 2008 18:31 WIB
Bandung - Rumah dinas korban jatuhnya pesawat Casa 212 yang jatuh di kaki Gunung Salak, Bogor, Letkol Wahyu Hidayat di Jalan Letud Subagyo No 14 komplek Lanud Husein Sastranegara, Bandung dipenuhi karangan bunga ucapan belasungkawa. Sabtu malam (28/06/2008) ini digelar tahlilan.

Pantauan detikcom di kediaman almarhum, tenda didirikan di depan rumah. Sedikitnya 300 kursi dipasang. Sekitar delapan buah karangan bunga berderet di halaman rumah, antara lain dari Dirjen dan keluarga besar Ranahan Dephan, komandan Koharmai AU, dan Direktorat Aero Structure PT DI.

Menurut salah seorang kerabatnya, Sumarna (45), karangan bunga itu sudah sampai sejak subuh. Dirinya sengaja menyembunyikan dari istri almarhum, Nadia Yurisa (33) karena khawatir sedih. "Tadi pagi dia dan keluarga lainnya ke Halim. Baru karangan bunga ini saya berani pampang," ujar dia kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Almarhum meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak, Tama (5) dan Runa (3). Wahyu dikenal sebagai suami dan ayah yang baik dan bertanggung jawab. Menurut Sumarna, ba'da Isya nanti akan digelar tahlilan.

Sumarna menceritakan almarhum berangkat ke Jakarta pada Minggu siang. "Dia tugasnya memang di Jakarta di Dephan. Nah pulang setiap Jumat malam," tutur dia. Wahyu menempati rumah dinas di Bandung baru Januari 2008, setelah sebelumnya bertugas di Malang.

Kabar peristiwa jatuhnya pesawat Casa yang ditumpangi Wahyu, kata Sumarna, diketahui sang istri dari Danlanud Husein Sastranegara pada Kamis Malam.

"Istrinya terlihat tegar menerima cobaan ini," katanya. Rencananya, lanjut dia, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra Bandung. (ern/asy)


Berita Terkait