Baru satu bulan mendekam di Lapas Sukamiskin sejak dipindahkan pada 23 Mei 2008, Pollycarpus mengaku menghabiskan waktu senggangnya dengan melukis. Dua lukisan semi abstrak di atas kanvas berhasil dia selesaikan.
"Saya dulu kan pembatik, ya jadi melukisnya semi abstrak. Satu lukisan bisa saya selesaikan lima hari hingga satu minggu," ujar Pollycarpus saat ditemui wartawan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Bandung, Sabtu (28/06/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya kebiasaan melukis saja yang kini dia geluti, Pollycarpus pun mengaku sudah terbiasa dengan makanan di penjara. Bahkan dia mengaku sudah biasa meminum air mentah.
"Air mentah di Lapas sangat jernih, makanya saya berani minum air mentah," ujar Polly yang mengaku menjagokan Jerman untuk final Piala Eropa nanti. (ern/asy)










































