Verhagen juga meminta klarifikasi melalui dubes Israel di Den Haag Harry Kney-Tal dan menyampaikan harapannya dari negara hukum demokratis seperti Israel untuk menghormati HAM, televisi publik NOS Belanda menyiarkan melalui teletext Jumat malam atau Sabtu, 28/6/2008 WIB.
Protes Verhagen itu menyusul peristiwa yang menimpa Mohammed Omer, koresponden Washington Report di Gaza.
Omer baru saja menerima penghargaan jurnalistik Martha Gellhorn Prize 2008 di London. Dalam perjalanan pulang kembali ke Gaza, dia dikawal oleh para diplomat Belanda. Namun Omer tetap tidak aman. Di perbatasan dia dipaksa oleh petugas Israel untuk mencopot pakaiannya dan mukanya disemprot sejenis pepperspray.
Dubes Kney-Tal berjanji akan menyampaikan ke pemerintahnya untuk menyelidiki peristiwa tersebut. (es/es)











































