Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien mengungkapkan hal itu saat dihubungi detikcom, Jumat (27/6/2008).
Dia menjelaskan, bocah malang itu ditemukan tersangkut di tiang jembatan Salo di Kabupaten Kampar, yang ditemukan hari ini pada pukul 11.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Korban yang sempat hilang saat kejadian, sudah kita temukan siang ini. Pihak keluarga korban juga sudah berada di Kampar. Jenazah bocah itu hari ini juga akan dibawa pulang ke kampungnya, Painan Sumatera Barat,”terang Muttaqien.
Dengan ditemukannya Cece, maka seluruh korban meninggal dunia berjumlah 6 orang dari 11 penumpang. Seluruh korban terdiri dari dua keluarga yang berasal dari Desa Perawang Kabupaten Siak, Riau. Mereka baru saja pulang melayat dari Painan, Sumbar.
“Namun mereka ini semuanya berasal dari Painan, Sumbar. Sehingga 5 korban sebelumnya sudah dibawa pulang ke kampung halamannnya untuk dimakamkan,” kata Muttaqien.
Sedangkan sopir bernama Yendra alias Kalek (30) yang sebelumnya disebut melarikan diri, kini sudah menyerahkan ke polisi bersama anaknya yang selamat dalam kecelakaan itu. Kepada petugas, Yendra mengaku tidak mengantuk saat membawa mobil tersebut.
Yendra menambahkan saat mobil yang dikemudikannya melaju kencang, ada mobil dari arah berlawanan memasang lampu kuning jarak jauh. Ketika akan berpapasan, mobil itu nyaris menabrak mobil APV tersebut. Menghindari hal itu, Yendra spontan banting setir dan ternyata masuk ke jurang hingga tercebur ke Sungai Kampar
Berikut nama-nama korban selamat dan meninggal dunia.
Korban selamat, Dasri (41) dan istrinya Osrimas (35), anak Sahrizal, Yaurin (8), Yendra alias Kalek (30) dan anaknya.
Korban meninggal, Sahrizal (50) dan istrinya Eny (41), dan anaknya Agung (8), Sarli (18) Gian (15), serta anak Dasri, Ceci (12). (cha/nwk)











































