"Kalau boleh jujur saya menangis ketika menindak Pak Untung. Ini adik saya," cerita MS Rahardjo dalam dialog interaktif kontroversi penangakapan Artalyta di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (27/6/2008).
Menurut Rahardjo, Untung hanya menerima telepon dari Artalya Suryani, tanpa menerima uang dari terdakwa kasus suap Rp 6 miliar tersebut. Namun dampak telepon tersebut diakui Rahardjo sangat merusak.
"Tapi biar bagaimana pun, tetap saja percakapan itu tidak boleh terjadi. Jangan dikira saya happy dalam mengambil tindakan ini," katanya.
Ketika ditanyakan tentang integritasnya sebagai Jamwas dalam memeriksa koleganya, Rahardjo hanya mengatakan, "Saya dijuluki malaikat Izroil karena banyak jaksa-jaksa yang sudah kena tindakan tegas oleh saya."Β
(ana/nrl)











































