Sindiran ini disampaikan di depan Kapolri, Jaksa Agung, Menko Polkam, Menkumham, Mendagri dan Menneg PAN.
"Tak ada dalam sejarah pemerintahan manapun, menteri ditahan, gubernur ditahan, bekas Kapolri ditahan," kata Jusuf Kalla kemudian disambut gelak tawa hadirin.
"Jaksa Agung Muda bermasalah pula," imbuh Jusuf Kalla tak lupa menyentil unsur Kejaksaan Agung yang hadir di forum sosialisasi MoU Polri-Kejaksaan-BPKP di Istana Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/6/2008).
"Bisa jadi ini gunung es. Tetapi sekarang (pejabat) harus punya 6 nyali untuk korupsi. Harus punya handphone minimal 5 karena bisa disadap," kata Kalla lagi-lagi disambut gelak hadirin.
"2 (Handphone) saja masih bisa diburu," tambahnya yang kemudian disambut gelak dan tepuk tangan.
Menurut JK, banyaknya terungkap kasus korupsi pejabat-pejabat itu bukan tanda korupsi semakin banyak. Justru itu bukti korupsi makin telanjang terlihat.
"Karena itu saya berterima kasih pada Kapolri dan Jaksa Agung," pungkas Kalla. (aba/nwk)











































