"Seorang intelijen seharusnya kerja secara baik menjadi telinga dan mata bangsa dan memberi informasi. Bukan nunjuk sana nunjuk sini," kata Effendy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/6/2008).
Menurut politis PKB ini, 'menteri sontoloyo' adalah pembantu presiden yang tidak memberi masukan secara baik dan tidak aspiratif saat pembuatan kebijakan-kebijakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau KaBIN, Pak? "Sontoloyo," jawab Effendy.
'Menteri sontoloyo' adalah kritik Syamsir pada menteri dari parpol yang duduk di kabinet, namun partainya di DPR mendukung hak angket kenaikan harga BBM.
(ptr/nrl)











































