Dari data yang dikumpulkan detikcom, Jumat (27/6/2008)Â kecelakaan pertama tahun 2008 menimpa helikopter milik TNI AU yang ditumpangi 11 orang. Pada 6 Januari, heli berjenis Twinpack S 58 T itu nyungsep di daerah Riau.
Seorang warga negara Singapura, Robert Candra, tewas akibat peristiwa itu. Sementara itu, 7 penumpang lainnya mengalami luka serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa kedua terjadi pada helikopter latih TNI AU jenis Bell-47G Soloy. Heli latih dual seater (kursi ganda) itu jatuh di ladang tebu Desa Wanasari, Subang, 11 Maret silam.
Pengemudi heli yang dihibahkan oleh pemerintah Australia sejak Juli 1978 itu, Lettu Engky Saputra Jaya tewas. Sementara Prada Ridi W sang mekanik luka berat.
Pada 26 Juni, pesawat TNI AU kembali celaka. Pesawat Casa Casa TNI AU A2106 hilang di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.
Pesawat yang terbang dari Bandara Halim Perdanakusumah itu hilang saat melakukan foto udara di kawasan Bogor. Hingga kini, bangkai pesawat dan 18 penumpangnya belum ditemukan.
Penumpang terdiri dari 12 anggota TNI AU dan 6 warga sipil. 3 dari warga sipil itu merupakan warga negara asing (WNA). (ken/asy)











































